Selasa, 24 Juni 2008

FAKTA - FAKTA TENTANG AIDS

HIV ( Human Immunodeficiency Virus ) adalah virus penyebab AIDS. Bekerja dengan melemahkan sistem kekebalan tubuh (sel darah putih) sehingga orang yang telah terinfeksi HIV akan mudah terserang penyakit yang dapat mengancam hidupnya.

AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome )

• Kumpulan beberapa gejala akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi virus HIV.

ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS)

• Adalah orang-orang yang telah positif terinfeksi virus HIV dengan pemeriksaan laboratorium.

Siapa Bisa Tertular HIV ?

• Siapapun bisa tertular HIV jika perilakunya berisiko
• Penampilan luar bukan jaminan bebas HIV
• ODHA sering terlihat sehat dan merasa sehat
• Jika belum melakukan tes HIV, ODHA tidak tahu bahwa dirinya sudah tertular dan dapat menularkan HIV kepada orang lain.
• Tes HIV adalah satu-satunya cara untuk mendapat kepastian tertular HIV atau tidak.

HIV Menular Melalui :
• Menggunakan jarum suntik secara bergantian, jarum bekas atau yang tidak steril
• Hubungan seks dengan atau tanpa berganti-ganti pasangan
• Dari ibu ke bayi melalui proses hamil, melahirkan atau menyusui

HIV Tidak Menular Melalui :
• Gigitan nyamuk atau serangga lain
• Bersalaman, pelukan atau berciuman.
• Berenang bersama
• Terpapar batuk atau bersin
• Memakai toilet bersama
• Berbagi makanan atau menggunakan alat makan bersama

Perjalanan Infeksi HIV :
• Tertular pertama kali

• Periode laten (2 mgg – 6 bulan).

Masa antara masuknya virus HIV pertama kali ke dalam tubuh sampai terbentuknya antibodi terhadap virus. Fase ini sudah bersifat menular.

• HIV positif (1 – 10 tahun)

Masa ini tanpa gejala, tampak sehat dan dapat beraktivitas sepeerti biasa.

• AIDS

Sistem kekebalan tubuh yang melemah menyebabkan tubuh rentan terkena infeksi atau penyakit ringan seperti batuk-pilek, sariawan, penyakit seksual,TBC, hepatitis dll.

Bagaimana Mengetahui Status HIV ?
Status HIV hanya dapat diketahui melalui :

• Testing HIV, yakni pengambilan darah dan pemeriksaan laboratorium disertai konseling pre dan pasca testing..
• Konseling dan Testing HIV Sukarela dilakukan dengan prinsip tanpa paksaan (sukarela), hasilnya dirahasiakan serta terjamin kualitasnya.
• Manfaat Konseling dan Testing HIV Sukarela :
- mendapat informasi, pelayanan & perawatan sesuai kebutuhan masing-masing.
- Dukungan untuk perubahan perilaku yang lebih sehat dan aman dari penularan HIV
- Secara mental siap menerima hasil tes HIV

Dr. Nurkhalis, dari berbagai sumber.
(Redaksi Idionline)

0 komentar: