HIV ( Human Immunodeficiency Virus ) adalah virus penyebab AIDS. Bekerja dengan melemahkan sistem kekebalan tubuh (sel darah putih) sehingga orang yang telah terinfeksi HIV akan mudah terserang penyakit yang dapat mengancam hidupnya.
| AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome )
• Kumpulan beberapa gejala akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi virus HIV.
ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS)
• Adalah orang-orang yang telah positif terinfeksi virus HIV dengan pemeriksaan laboratorium.
Siapa Bisa Tertular HIV ?
• Siapapun bisa tertular HIV jika perilakunya berisiko • Penampilan luar bukan jaminan bebas HIV • ODHA sering terlihat sehat dan merasa sehat • Jika belum melakukan tes HIV, ODHA tidak tahu bahwa dirinya sudah tertular dan dapat menularkan HIV kepada orang lain. • Tes HIV adalah satu-satunya cara untuk mendapat kepastian tertular HIV atau tidak.
HIV Menular Melalui : • Menggunakan jarum suntik secara bergantian, jarum bekas atau yang tidak steril • Hubungan seks dengan atau tanpa berganti-ganti pasangan • Dari ibu ke bayi melalui proses hamil, melahirkan atau menyusui
HIV Tidak Menular Melalui : • Gigitan nyamuk atau serangga lain • Bersalaman, pelukan atau berciuman. • Berenang bersama • Terpapar batuk atau bersin • Memakai toilet bersama • Berbagi makanan atau menggunakan alat makan bersama
Perjalanan Infeksi HIV : • Tertular pertama kali
• Periode laten (2 mgg – 6 bulan).
Masa antara masuknya virus HIV pertama kali ke dalam tubuh sampai terbentuknya antibodi terhadap virus. Fase ini sudah bersifat menular.
• HIV positif (1 – 10 tahun)
Masa ini tanpa gejala, tampak sehat dan dapat beraktivitas sepeerti biasa.
• AIDS
Sistem kekebalan tubuh yang melemah menyebabkan tubuh rentan terkena infeksi atau penyakit ringan seperti batuk-pilek, sariawan, penyakit seksual,TBC, hepatitis dll.
Bagaimana Mengetahui Status HIV ? Status HIV hanya dapat diketahui melalui :
• Testing HIV, yakni pengambilan darah dan pemeriksaan laboratorium disertai konseling pre dan pasca testing.. • Konseling dan Testing HIV Sukarela dilakukan dengan prinsip tanpa paksaan (sukarela), hasilnya dirahasiakan serta terjamin kualitasnya. • Manfaat Konseling dan Testing HIV Sukarela : - mendapat informasi, pelayanan & perawatan sesuai kebutuhan masing-masing. - Dukungan untuk perubahan perilaku yang lebih sehat dan aman dari penularan HIV - Secara mental siap menerima hasil tes HIV
Dr. Nurkhalis, dari berbagai sumber. (Redaksi Idionline) | | |
0 komentar:
Poskan Komentar